Dia berkata: {nama Tuhan} Dia tidak mengatakan Allah dalam menghadapi diberkati menyebutkan nama rakyat, dan perbedaan antara ini dan bagian di ujung lainnya, dan karena nama dipanggil untuk para ulama, dan Astsfa hati para diet dan untuk mengekstrak rahasia dari hambatan ketika orang-orang syukur, untuk penerimaan mengatakan {adalah} pada jantung misteri dimurnikan disaring. Orang-orang di menyebutkan ini mengingat ayat Alaba (kebenaran) dan Seine Boliaúh Osfiaúh dengan Sarah M dan terbatas pada orang-orang mandatnya, tangan akan mengenal kebenaran bahwa mereka tahu rahasianya, dan terus Bmenth nya mereka, dan Mahakuasa yang tahu. Dan orang-orang ketika Anda mendengar nama Allah, ingatlah Balba paten Allah dari setiap kejahatan, dan Balsen Mahakuasa keamanan bagi kesalahan setiap, dan Balmim kemuliaan Kemuliaan kemuliaan dan dijelaskan, dan lain-lain ingat ketika kemegahan Alaba, ketika Senaah Seine, dan ketika M, ketika ia membawa Allah ayat ini berarti Dalam nama Allah dalam setiap bab dan terbukti mereka kita ingin disebutkan dalam setiap bab kata-kata sinyal dari ayat ini diulang, dan sinyal kembali, jadi untuk mengatakan Nstgosai Berikut kepercayaan Oppe.
terjemah al fatihah ayat 1
21.25 |
HASIL PENERJEMAH
Nama Siswa : Lutfi Herlina
Kelas : IX IPA
Pengarang Kitab Tafsir : Al Qusyairi
Surat : Al Fatifah
Ayat : Ayat 1
HASIL PENERJEMAH
(BAHASA INDONESIA)TAFSIR ASLI
(BAHASA ARAB) nama Allah surat meliputi; setiap Allah muncul peristiwa, dan menemukan yang makhluk, ada makhluk kecelakaan, dan memegang Minsoq, dari mata dan dampak dan Gbr, dan batu dan tanah, dan bintang dan pohon, dan menggambar dan membayangkan, dan aturan dari penyakit - kecuali hak untuk eksistensi, dan hak untuk miliknya, dan hak untuk memulai, dan janji-janji yang benar, Dengan itu, ia menemukan bersatu, dan penolakan atas pengurangan, dan dikenal untuk mengakui, dan kegagalan untuk komit.
الباء في بسم الله حرف التضمين؛ أي بالله ظهرت الحادثات ، وبه وجدت المخلوقات ، فما من حادث مخلوق ، وحاصل منسوق ، من عين وأثر وغبر ، وغيرٍ من حجر ومدر ، ونجم وشجر ، ورسم وطلل ، وحكم وعلل - إلا بالحق وجوده ، والحق مَلِكُه ، ومن الحق بدؤه ، وإلى الحق عوده ، فبه وَجَدَ من وَحَّد ، وبه جحد من الحد ، وبه عرف من اعترف ، وبه تخلَّف من اقترف .
وقال : { بسم الله } ولم يقل بالله على وجه التبرك بذكر اسمه عند قوم ، وللفَرْقِ بين هذا وبين القَسَم عند الآخرين ، ولأن الاسم هو المسمى عند العلماء ، ولاستصفاء القلوب من العلائق ولاستخلاص الأسرار عن العوائق عند أهل العرفان ، ليكون ورود قوله { الله } على قلبٍ مُنقَّىً وسرٍ مُصَفَّىً . وقوم عند ذكر هذه الآية يتذكرون من الباء ( بره ) بأوليائه ومن السين سره مع أصفيائه ومن الميم منته على أهل ولايته ، فيعلمون أنهم ببره عرفوا سرّه ، وبمنته عليهم حفظوا أمره ، وبه سبحانه وتعالى عرفوا قدره . وقوم عند سماع بسم الله تذكروا بالباء براءة الله سبحانه وتعالى من كل سوء ، وبالسين سلامته سبحانه عن كل عيب ، وبالميم مجده سبحانه بعز وصفه ، وآخرون يذكرون عند الباء بهاءه ، وعند السين سناءه ، وعند الميم ملكه ، فلما أعاد الله سبحانه وتعالى هذه الآية أعني بسم الله الرحمن الرحيم في كل سورة وثبت أنها منها أردنا أن نذكر في كل سورة من إشارات هذه الآية كلمات غير مكررة ، وإشارات غير معادة ، فلذلك نستقصي القول ها هنا وبه الثقة .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar